9 Sept 2019

Buku 30 Hari Bebas Hutang karya Arli Kurnia

Assalamu'alaykum Warahmatulloh Wabarokatuh

Hai gess, gimana kabar?
Pagi ini aku dapet ilmu bagus banget tentang cara lunas hutang dari Arli Kurnia.
Maaf nih udah beberapa lama blog ini ga ak kunjungi atau update, karena lagi sibuk membangun 100 juta dari rumah.
Darimana?
Dari hati, eaaaa
Dari blog dan jualan lewat online, dan membangun passive income untuk menuju financial freedom.

Saya akui mas Arli itu orangnya efektif dan efisien, ilmunya luas. Masya Alloh.
Saya yakin juga buku karangan beliau ini bakal banyak manfaatnya buat kita,

langsung cuss download di sini gess

Buku 30 Hari Bebas Hutang karya Arli Kurnia :

Download

Jangan khawatir, si penulis nya sudah mengijinkan kok.

4 Sept 2019

Starting 100 Juta Dari Rumah [Amiin]

Assalamu'alaykum Warahmatulloh Wabarokatuh

Kepriwe kabarmu lur? Wis nunggu-nunggu aku posting blog maning ya? Lah deneng ngapak. 

Oke geesssss, langsung saja ya. 
Jadi kali ini aku ada project DOA. Loh kok project? ya ben keren. Aku berdoa (tolong diaminkan ya) agar bisa menghasilkan uang dari rumah sehingga kita bisa mengatur waktu lebih leluasa dalam menjalankan kewajiban kita kepada Tuhan, anak-anak dan suami. Yang kerjaannya enak, tapi duitnya banyak, berkah melimpah dari rumah. Bisa berpakaian sesuka kita, bukan pingin yang seksoh2 sih, tapi senggaknya ga perlu yang pake "pencitraan resmi" gitu lah. E kali bisa jadi pakai GAMIS yess?

Doaku sampai spesifik loh padahal. Minta :
100 juta dari rumah
Ada yang bilang gak logis? impossible? ya mesti lah. Kalau ak bersandar pada kemampuan aku ya jelas IMPOSSIBLE. Tapi doaku kan bersandar pada ALLOH YANG MAHA BESAR DAN KUASA. Apa si yang nggak mungkin buat Dia kalau udah bilang Kun, njuk Fayakun.

So setelahnya ak yakin bahwa Alloh itu malu ketika ada hamba yang berdoa dan kembali dengan tangan hampa. Alloh pasti akan kabulkan doa hamba-Nya (dalam hati yang baik) sesuai dengan yang diminta atau digantikan dengan yang lebih baik. 

Kok yakin? Saya hidup selama hampir 33 tahun telah membuktikan banyak keajaiban Alloh atas firman-firmanNya. Masya Alloh. 

Oke, lanjut. Anugerah yang saat ini saya rasakan adalah pekerjaan yang memiliki waktu luar biasa longgar sehingga aku bisa berbuat banyak terutama untuk berikhtiar mencari tahu bagaimana caranya mencapai impian bekerja dari rumah. 
Ada beberapa cara ternyata, tapi maaf nanti kalian akan diarahkan ke blog lain yang lebih detail ya. Gapapa ya cin, tinggal klik doang. 
1. Affiliate Marketing
2. Blog
3. Youtube 
4. Survey Online (awas jangan sampai kejebak ke situs judi online) 
5. Freelance job
6. Jual ebook, atau produk lain, atau jasa lain lewat internet. 

Ane bahas yang blog dulu ya gengs, karena terus terang menuju passive income itu kan berat di genjotan awal ya. Beda kalau bekerja sama orang. 

20 Aug 2019

Review POND'S Instabright Tone Up Milk Race Wajah Cerah Seketika, Masa??

Assalamu'alaykum ...
Hai temen temen cantik, iya kamu. Ada ga yang ngrasa ga cantik? ini lihat dulu pic dbawah ini yaks
 
We are all born so beautiful, the greatest tragedy is being convinced we are not.

Karena cantik itu adalah soal rasa, jadi mending ngrasa cantik daripada minder ya ga sih?
Oke lanjut say. 
Ak mau review salah satu produk dari POND's instabright Tone Up Milk Cream yang awalnya ga sengaja aku beli di alfamart. Awalnya aku butuh semacam krim pagi dimana aku ga repot kudu pake krim pagi terus make up bla bla bla. Why? aku kadang ditugaskan ke luar kota untuk dua hari semalam. Berhubung aku tipe backpacker yang ga pingin ribet bawa kopor gede, ak pinginnya dua hari di luar kota tercukupi oleh satu tas punggung ramping yang super ramping.
Aku punya tas laptop punggung merk EXPORT anyway. Dan orang suka heran ak bisa tugas luar kota hanya dengan tas itu. Eh sudahlah lanjut yuk, malah kemana-mana ngobrolnya. 

23 Apr 2019

Keajaiban Sholawat 1.000 x per hari

Dulu saya selalu meng-underestimate golongan yang rajin banget sholawat. Waktu itu aku adalah golongan akhwat HARDCORE hehehe.
Padahal sholawat kan ya ada perintahnya ya, wkwkw karena rekan-rekan saya yang lain waktu itu tidak mengamalkan karena takut bid'ah makannya saya ga ikutan. Ya sperlunya saja di akhir sholat.
Jangan tanya ketika saya bekerja di ranah haram, riba. Amalan yang wajib saja berat rasanya. Seperti tidak ada waktu, 24 jam kurang. Ibadah pun rasanya hambar. Berdoa rasanya kilat, merasa semua berputar karena AKU dan USAHAKU dan GAJIKU. Ga terucap, tapi tersirat seperti itu? Bagaimana kok bisa tahu? setelah saya lepaskan itu semua, saya takut saya akan lapar dan mati. Hahahaha. Konyol, isn't it? Hush, jangan ngejek, betapa sulitnya kami dan saudara-saudara saya di dalam sana yang terjebak dan takut untuk keluar. Doain gaes, jangan dituding!

Oh oke, ketika saya tidak bisa mengandalkan bahkan akal pikiran saya, disitulah saya paham tentang ini :


Kalimat “laa hawla wa laa quwwata illa billah” adalah kalimat yang berisi penyerahan diri dalam segala urusan kepada Allah Ta’ala. Hamba tidaklah bisa berbuat apa-apa dan tidak bisa menolak sesuatu, juga tidak bisa memiliki sesuatu selain kehendak Allah.


Sumber https://rumaysho.com/14840-arti-laa-hawla-wa-laa-quwwata-illa-billah.html

Yah itu yang aku rasain, harusnya sih Alloh dulu, Alloh lagi, Alloh terus yekan? cuma kadang kalau belum mentok, belum inget Alloh. Ak berdoa agar bs lunasin hutang, agar bs dapet jalan mau lwt bisnis atau kerjaan lagi, aku minta gaji x rupiah.
lebih dari 300 lamaran mungkin aku kirim, alhamdulillah ketika satu satu barang aku jual, laptop ga bisa kujual karena dibanting ama anak anakku sampai pecah. Tapi dengan spt itu ak justru bisa terbantu untuk ngetik dan edit lamaran kerja.
Ga sedikit panggilan, tapi satu per satu tidak ada lagi kelanjutannya. Pas kebetulan udah diterima, giliran berangkat nih, anak anak dua dua nya sakit. Dan hati menganjurkan untuk tetap tinggal merawat anak-anak, seolah ada suara kecil yang bilang, "bukan ini, belum waktunya".
Yang jadi manager restoran di Purwokerto, yang jadi manager amil zakat lah, dan kawan-kawan. Ada aja kendalanya. padahal sudah tinggal dateng aja. Fyi aku sampai pernah nglamar jadi reporter di TV Temanggung, tp alhamdulillah ga ketrima. Kalau ketrima saya ga tahu deh jam kerjanya kek apa, dengan gaji yang ngepres bgitu (relatif deng ya, karena aku sudah berkeluarga).
Yang sering adalah kendala uang bensin, saya ga bisa dateng karena kehabisan uang untuk beli bensin.
Gaji? saya ga nyari yang lebih dari Bank dulu, krn saya paham sangat sulit. Tp dalam doaku selalu menyelip nominal gaji di atas gaji Bank. heheh la ya gapapa to ya, namanya doa mah bebas wong Alloh Maha Kuasa kok. kecuali yang mengabulkan adalah temenmu, ya tahu diri dong kemampuan nya mengabulkan wong ga bisa apa-apa.
Amalan yang saya tiru dari buku Hijrah Ekstrem adl sbb :
1. Istighfar 200 x setelah sholat
2. Subhanalloh, Alhamdulilla, Allohu Akbar masing-masing 33 x
3. Laa hawla walaa kuwwata ilaa billaah 11x
4. Yaa ghoffar, Yaa Fattha, Yaa Razaq 100x
5. Sholawat 200x
kadang ga sempet doa krn keburu dgangguin anak-anak, bahkan kadang dzikir tersebut sambil ngerjain kerjaan rumah, sambil nyuapi, sambil nenenin, sambil tiduran, nemenin anak-anak bahkan jualan jajanan d SD. Ya untuk ikhtiar menyambung hidup aku jualan jajanan seribuan di SD deket rumah.

Dan saya dapat panggilan kerja di PMA Jepang dengan gaji persis seperti doa saya. Dari proses wawancara by phone, wawancara , di Semarang, di Jakarta, di Jakarta lagi sampai 3x wawancara, yang logikanya saya ga punya uang untuk ke sana, ada aja jalan. Dan anehnya setiap habis wawancara saya tuh ga ada beban sama sekali. Oiya sebelum wawancara saya sholawat (bukan panjang kok, yang pendek). Efeknya? tenang di hati, ga grogi. keluar jawaban jwaban yang joss di luar nalar. hehehe anggep lebay gapapa kok, aku woles.

Ketika aku harus pelatihan di Jakarta selama sebulan, aku berdoa agar bisa ngajak anak-anak walaupun kok kayake uwangel, tp aku percaya ga ada yang angel buat Alloh. Alhamdulillah sebulan penuh mereka bareng sama aku dengan fasilitas apartemen.
Padahal waktu aku ga ada uang, ada aja orang yang katanya pingin bantu aku. Softloan terserah mo bayarnya kapan. Pas uang mau habis di jakarta, baru 10 hari kerja ak dapet transferan gaji dari perusahaan, karena perusahaan saya menganut faham gaji extend sampe akhir bulan walaupun belum genap sampe tgl 30/31. Masya Alloh

Bahkan sampai detik ini saya diberi kemudahan yang sepertinya ga bs dilogika akal saya. Awalnya kok kayaknya sulit sih? ga sesuai rencanaku? tapi ternyata in the end, itu lebih baik drpd rencanaku.

Yang masih ngamalin, sabar,... yakin aja Alloh kasih yang terbaik di saat yang paling tepat. Yakin wis yakin!! dan sabar, jalani sak isamu sing bener

22 Apr 2019

Bisa Manis Si Empu Kontrakan

Hi blog, aku mau curhat nih. Boleh tak?
Beberapa hari ini ada sesuatu yang ganggu banget pikiran aku. I know, ini bukan urusan kalian. But whatever, i just wanna tell!!

Berhubung saya bekerja di Semarang, i should find another home beside my trully home in Semarang, right?
Aku nyari kontrakan, unfortunatelly rumah di Semarang is very very high price (for me).
And aku merasa tertipu.
Harga rumah 11 juta per tahun, dan aku sempet liat rumah tsb sebelumnya.
Waktu itu ada suara hati, beneran kamu mau sewa rumah dari banker yang notabene have a lot of problems dan lainnya. Cuma waktu itu krn aku tahu kalau itu halal, so why not?
Garasi, AC, dkk.
Cuma ada yang aneh, ketika aku cek aku nanya
Me : Ini bocor ga Pak?
Pak : Njnengan liat sendiri ga bocor kan? Selama ini sih baik baik saja.

Daaaan hari pertama aku pindah, di hari ultahku yang blue, BOCOOOR HEBAAATTT!!!! kalau aku hitung ada sekitar 5 titik. karena hujannya lebih besar dan lebih lama dibanding ktika aku cek lok.
And you know what He said to me when i complained?
Ngeles luar biasa, bilang kan pas itu njngan liat juga ga bocor. Tipe culas dan penipu, sok politikus. Untung aku baru bayar 7,5 jt aja. AKu minta cancel pasti dong ga mau, alesannya udah nolak banyak orang. Fine, aku masih baik nih. lagian aku yakin sekelas orang yang sombong ngaku tajir (biasanya kebalikannya) pasti duitnya dah kepake. See??? Banker keliatannya tajir but, ah terusin aja sendiri guys.
Ak masih sebel karena dia ga jujur, kalau rumah itu bocor. Belum mau ngaku. Tapi setelah aku tekan dia ngaku kalau bocor kalau ujannya gede saja. Yelah, kek gitu ga ngmong coba. Licik kan? Padahal buatku itu hal paling penting, rumah bocor, hellooo??? anak anak bisa kepleset kan?
Oke akhirnya aku minta dbenerin dulu, baru sisa 3,5 juta aku transfer. Awalnya dia nolak dong, maunya yang 3,5 juta dtransfer dulu. Ya aku emoh to yo, iya nek dbenerin, nek sampe selese ngontrak cm janji palsu? ih enak beut deke, udah ngakali guwe esih mau ngakali lagee. NOOO!!!
Begitulah ya orang macam politikus, udah salah bukannya ngaku salah malah nyalahin orang lain. Dia malah sempet ngalihin pembicaraan dimana aku dituduh ga percayaan karena bikinin surat perjanjian kontrak. Lho lah haruse berterima kasih karena udah dibikinin, harusnya kan dia yang bikin. Terus ak ga bahas lebih jauh, ak stop obrolan, "Ini mau bahas yang mana nih Pak?, jadinya mo gmn nih? jgn melenceng jauh."


My Smart Japan Boss

Oke, hari ini jadwal guwe nulis. Apapun, karena aku berusaha mendisiplinkan diri untuk ngeblog. Untuk vlog? bentar ya, masih ada waktu satu minggu sampai dengan deadline.

Cerita apakah? hm... i am confusing myself by the way.
Gimana kalau aku nulis tentang kerjaanku sekarang setelah pergi meninggalkan kerjaan sebagai Relationship Manager di salah satu bank pelat merah. (Pelat?? atau plat?? ah whatever)
Yang penasaran bagaimana cara ku bisa masuk ke PMA Jepang yang ada di Indonesia, bisa ketik di kolom komen yah.

Oke, sebenernya aku sudah posting ini di halaman fb, tapi berhubung berjuta orang ingin melihat, aku posting juga di blog ini ya. Maklum kl di halaman fb kan kagak public.

17 Apr 2019

Tantangan Pertama Hijrah

Sebenernya si aku udh posting di Fb tentang perjalanan hijrah walaupun ga detail karena malu, kek keren amat pake istilah "hijrah". Hijrah itu dr yang baik ke yang lebih baik, lah aku mah dari yang minus ke nol doang itu beraaaaaaaaaaadhhhh mameeen.

Okei, ya smeoga bukan karena mo riya ya karena namaku juga udah Ria dari lahir. But anwyay, tantangan pertama bukan soal harta sih menurut akoh. Tentang power syndrom, itu dulu. Biasa dihormati, pakai baju rapi, dipandang penuh gengsi dan macem-macem. Sekarang itu seperti diambil. Alhamdulillah dengan seperti itu aku jadi semakin yakin bahwa semua itu cuma titipan.
Orang memandang saya murni dari sikap saya. Yang sebenernya nyebelin abis sih. Tapi sudah tidak dinilai dari atribut. Dan ternyata memang penilaian orang karena atribut itu palsu aja yekan?
Saya mencoba jualan angkringan. Tapi yang bikin saya nangis di awal awal saat aku nawarin ikan asap, saya jual keliling, nawarin door to door. Kadang ditolak, ditawar habis-habisan, bahkan ada yang dengan nada seolah olah aku tuh maling, "Lah opo ki? larang men aku biasa tuku iwak koyok ngene di pasar segini dan segitu!!!", terus sebelum aku jawab kenapa harganya beda dia udah ngeloyor pergi. Seolah aku tuh penipu ! Yelah bu, dsini ga ambil untung segunung, asal bisa buat beli beras aja. Masya Alloh, dan di jalan pulang ke rumah dengan dagangan yang masih full, sambil netesin air mata aku berucap "Hasbunalloh wani'mal wakil, ni'mal mawla wani'mannatsiir".

Teman, sungguh kek gitu bukan perjalanan yang mudah bagi saya, mengenang track record saya sebelumnya yang selalu dicari dan dihormati orang (karena ada maunya sih), walaupun saya tahu itu semua palsu. hehehehe.
Selalu aku tanamkan bahwa sebentar lagi, sabaar, Alloh pasti penuhi janji.
Di awal awal resign dengan segala permasalahannya saya mengalami masa transisi dimana berat sekali untuk mengucapkan hal tersebut, malah lebih tepatnya seperti menuntut ke Alloh (aku sudah begini dan begitu, mana ya Alloh mana?). Saya sadar yang paling berat memang masa transisi yang sebelumnya kita menggantungkan diri ke gaji alias harta, dan sekarang berserah sepenuhnya untuk percaya bahwa Alloh lah yang memberi semua. Dan tidak ada maksud lain dariNya kecuali memberikan yang terbaik. Karena apa?? Karena Tuhan adalah Dzat yang paling baik dan tulus sama saya.

Teman? ya ada sih, tapi seiring waktu mereka tereliminir dengan sendirinya ketika aku meminta bantuan ke mereka sekedar untuk beli gas atau obat, dan mereka yang katanya gajinya di atas Rp10 juta hanya bisa bilang, Sorry Yak ga bisa bantu. Masya Alloh..
Anehnya bantuan seringkali datang dari insan yang notabene tidak lebih beruntung dari saya. Dia hanya punya 500rb untuk sebulan dengan dua anak. Karena sekali lagi, bukan harta yang mencukupi, tapi Alloh lah yang memberikan nikmat rasa "cukup" sehingga diberi ilham untuk membantu orang lain.

Tidak semua teman-teman di Bank dulu yang masih peduli. Sad, but's true. Tapi okelah, dengan seperti ini saya jadi paham, mana yang tulus dan mana yang bulus. Hehehehe

#xbank
#ceritahijrah
#xbank.indonesia
#exbankir
#exbanker
#mantantentarariba
#riba
#bank
#perbankan